Kapolres Boltim : AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya SIK. Klarifikasi Soal Dugaan Intimidasi Ajudanya

Boltim556 Views

GOLDEN NEWS.Co.id >||
BOLSEL Kamis(10/11/22)– Terkait dugaan adanya perlakuan intimidasi Ajudanya kepada ketua partai Hanura”Yefta Sekeon dikediamanya pada Rabu (9/11/22)Desa Moat kecamatan Modayak Boltim. Kapolres Bolmong Timur (Boltim) AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya SIK menyampaikan bahwa tidak ada kejadian Tindak kekerasan dari Ajudanya Bripda’BR(Brave) kepada ketua partai Hanura Boltim”Yefta Sekeon.

Bahkan dari hasil penyidikan dari keterangan Ajudanya”Brave justru saat kedatangan Ajudanya Rabu(9/11)pada pagi hari sekitar pukul 07 wita, bersama orang Tuanya ke kediaman ketua Partai Hanura,dengan cara Baik baik,Malahan kedatangan ajudanya bersama orang tuanya disambut oleh”Yefta dengan sikap yang kurang mengenakan,maka dalam kondisi yang tidak memungkinkan,saat dalam percakapan bersama orang tuanya, Ajudannya terus berinisiatif mohon pamit kembali bersama orang tuanya untuk pulang,dikarenakan ketua partai Hanura”Yefta Sekeon sudah dalam situasi Emosi,dalam percakapan secara kekeluargaan tersebut jelas Kapolres Dengan Ramahnya kepada Awak media.

Atas peristiwa itu hari itu juga saya sudah perintahkan ke Kasi propam untuk Turun Lapangan mengecek kebenaran peristiwa itu,”Tidak ada Tindak kekerasan,dan intimidasi seprti apa yang dikatakan oleh Pak Yefta Sekeon dalam pemberitaan Awal.”Sudah di cek ke lapangan dan sudah di periksa Oleh penyidik bidang propam dan ada vidio percakapan rekaman terlampir,jelas bahwa kejadian dugaan tindak kekerasan itu tidak terjadi sehingga saya Klarifikasi kebenaranya.Ujar Kapolres.

Baca juga:   Lukas Dikabarkan Tidak Terima Atas Bocoran Kemenangan Kasasi MA Oleh Untung Agustanto

Terpisah, Bripda”BR(Brave)Ajudan,kepada Awak media Golden News co.id Menyampaikan”bahwa persoalan ini adalah persoalan keluarga,yang bisa diselesaikan secara baik baik,Namun saat saya bersama dengan orang tua datang berkunjung kerumah pak Yefta,kedatangan saya dan orang tua perempuan saya sudah mendapat sambutan yang kurang mengenakan,namun Kami tetap bersikap tenang dan berusaha untuk meredam situasi sambil menyampaikan maksud kedatangan kami kepada”Eta panggilan Akrab ucap Brave.
“Kedatangan Kami adalah untuk membicarakan bagaimana,soal kelanjutan janji dari Pak Yefta,dalam pengurusan ijin usaha Elpiji 3 Kg karena sudah berlangsung Lama tapi tak kunjung selesai,dan saat dalam pertemuan itu kami tidak ada kata kata yang kasar,ucapan dengan Nada tinggi,serta pengancaman dan penekanan,ataupun membentak,itu tidak terjadi malahan pak Yefta yang sudah mengumbar status lewat akun Facebooknya dengan konten yang sudah melanggar UU ITE dengan status diri saya mendatanginya dengan membawa Senpi,ini sama sekali tidak benar.Tutur Brave.
Dan juga,”Ajus kwa mo minta tu Doi da kase padia,Tutur Brave dengan Logat kental Dialek manado,(Maka orang tua saya meminta pengembalikan Dana pengurusan ijin) sehingga saya bersama orang Tua mendatangi kediaman”Yefta Sekeon di desa Moat namun maksud dan kedatangan Kami di sambut “Eta (Yefta sekeon)disambut dengan tidak bersahabat Entah itu “Eta sedang dirundung persoalan keluarga saya kurang paham juga, sehingga saya memanggil mama saya untuk kembali pulang kerumah karena situasi terlihat Yefta Sudah dalam keadaan Emosi. Jelas”Brave.

Baca juga:   LANUT PORAK PORANDA Diduga Pemkab Boltim Melakukan Pembiaran.

“Telah di ketahui dari hasil investigasi dana pengurusan ijin pangkalan elpiji 3 Kg terbilang sebesar Rp.16.000 0000 00(Enam belas juta rupiah) yang telah diserahkan kepada”Yefta Sekeon untuk pengurusan ijin usaha,namun sampai pada hari ini masih terkendala.”Bukti kwitansi,masih tersimpan ujarnya.

Sesungguhnya persoalan ini, sudah lama dilaporkan kepihak polres Boltim,karena merasa dirugikan dengan dugaan penipuan,tetapi kami masih tetap berupaya untuk menyelesaikanya secara kekeluargaan,namun setelah dengan Kejadian ini,saya Akan melanjutknya melalui proses hukum tutup”Brave.
■OpoLokong■

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *