Pimpinan Dan Anggota DPRD Sulut Serap Aspirasi Rakyat didaerah Pemilihan Masing-Masing

SULUT, GoldenNews.co.id — Masa Reses ke 3 (tiga) Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di tahun 2022 telah dimulai sejak hari Senin (21/11/2022). Reses ke 3 ini dijadwalkan hingga Sabtu (26/11/2022).

Anggota DPRD Sulut dari fraksi PDIP Sandra Rondonuwu, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Minsel – Mitra, kali ini melaksanakan reses di desa Lopana Satu, kecamatan Amurang Timur, kabupaten Minahasa selatan, yang bertempat di aula kantor desa Lopana Satu, Selasa (22/11/2022).

Hukum tua Lopana Satu Reynold Maguna, dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur karena Reses kali ini mengambil tempat di Desa Lopana Satu. Menurutnya, Seluruh masyarakat yang mengambil bagian dalam reses kali ini, sejatinya merindukan peningkatan baik dalam hal Pembangunan infrastruktur maupun peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa Lopana satu

“Oleh karena itu di kesempatan kali ini nantinya akan kami usulkan kepada anggota dewan kita, ibu Sandra Rondonuwu yang nantinya kami harap akan dibawa ke Rapat Dewan Provinsi Sulut”, tandasnya.

Menanggapi hal itu, Srikandi PDIP yang sering disapa Saron itu menyatakan bahwa reses ke tiga ini, dia ingin mendengarkan banyak aspirasi untuk nantinya dicatat untuk dijadikan usulan dan dibawa ke rapat pembahasan DPRD Sulut.

“Diawal ini saya tidak banyak menjelaskan, saya ingin mendengar lebih banyak karena yang hadir disini hukum tua masyarakat dan perangkat Desa yang ada di Desa Lopana Satu, nantinya saya akan catat semua keluhan dan usulan serta harapan pembangunan kedepan untuk dibawa ke rapat pembahasan di DPRD Provinsi Sulut”, ujar Saron.

Ia pun mengajak untuk seluruh perangkat desa dan masyarakat turut mendoakan, agar setiap usulan prioritas di Desa Lopana Satu akan terealisasi.

Usai sambutan, dibuka sesi tanya jawab bagi masyarakat yang hadir. Terlihat antusias masyarakat untuk bertanya dan menyatakan usulannya, yang kebanyakan berorintasi pada infrastruktur di Desa baik jalan penghubung, drainase, jalan berlubang di lorong hingga masalah perdata, juga bantuan untuk perangkat desa yang sudah lama mengabdi di desa Lopana satu dan bantuan bagi masyarakat.

Usai menyerap aspirasi masyarakat, Saron bekerja sama dengan pemerintah desa mengadakan pemeriksaan mata gratis hingga pembagian kaca mata baca.

Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekretaris Kecamatan Amurang timur Semuel Kantu, perangkat-perangkat desa Lopana satu dan seluruh masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

Disisi lain, Mengawali kegiatan Reses atau bertemu konstituen Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Melky J Pangemanan (MJP) menjelaskan mekanisme pengaduan masyarakat kepada Pemerintah maupun menyampaikan aspirasi kepada DPRD Sulut.

Baca juga:   Mantap! Tampil Kompak, Gabungan Ormas Adat-LSM dan Jerry Sambuaga Semangat Bangun Sulut

Dijelaskan, Ketua PSI Sulut ini kepada masyarakat yang hadir pada reses Rabu (23/11/2022). diperkebunan Treman Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara (Minut)

Penyampaian personil Komisi l ini, agar aspirasi yang disampaikan tepat sasaran.

Aspirasi harus masuk melalui SIPD yang akan input di SIPD masuk aspirasinya  harus secara ditel, menyampaikan aspirasi.

Termasuk dengan aspirasi yang diterima sebagai Wakil rakyat yang menerima keluhan terkait kendala-kendala dalam kegiatan olahraga,kesehatan, pendidikan serta infrasruktur jalan dan lainnya

Wakil Ketua Bapemperda juga menjelaskan soal reses  berbasis komunitas untuk mendengarkan aspirasi secara lebih spesifik aspirasi yang disampaikan lebih khusus seperti contoh kegiatan olahraga khusus pada Pertina khususnya tinju yang ada di Minut.

Ditambahkan Legislator Bitung-Minut itu menjelaskan kepedulian bersama pada kegiatan Porprov soal keberpihakan Pemerintah soal politik anggaran para atlit perhatian Pemerintah menjawab aspirasi para atlit.

Dia mencotohkan ada yang mengenal daerah melalui prestasi yang didapat di daerah.

Perhatian timbal balik menjadi hal yang sangat mutlak, secara spesifik pemberdayaan petinju di Minut peran Pemerintah Kabupaten akan menyampaikan pada Pemerintah Provinsi.

Usai reses, dilanjutkan dengan syukuran dan pemberian penghargaan bagi tim tinju Minahasa Utara (Minut).

Legislator  DPRD Sulut  Dapil Minut-Bitung ,Melky J Pangemanan (MJP) melaksanakan kegiatan reses III masa persidangan I tahun 2022 di Desa Treman, Minahasa Utara.Rabu (23/11/22)

Kegiatan Rses III ini, MJP menggelar bersama  dengan Komunitas Petinju (Pertina)  di Minahasa Utara. MJP juga yang sebagai Ketua Pertina Minut ini mendapat banyak  Aspirasi dari para atlet dan pelatih tinju

Pada pertemuan tersebut, MJP memberikan apresiasinya kepada para atlit tinju asal Minahasa Utara, yang mampu mengharumkan daerahnya ketika mengikuti Pekan Olaraga Provinsi yang digelar di Kotamobagu.

“Kami sangat berbangga karena atlit kita mampu memberikan 5 medali yakni 1 emas, 3 perak dan 1 perunggu,”ungkap MJP.

Reses III di Desa Treman ini, para pelatih dan atlit mengharapkan adanya perhatian pemerintah kepada mereka. Misalnya memberikan fasilitas untuk latihan. Bahkan bukan cuma olaraga tinju, tetapi olaraga lainnya diantaranya bola volly.

Sementara aspirasi para atlit dan pelatih ditanggapi serius Anggota Komisi I ini, diakuinya aspirasi dari komunitas tinju di Minut khususnya tinju akan menjadi perhatiannya.

“Para atlit ini sudah memberikan prestasi yang gemilang di Pekan Olaraga Provinsi yang baru selesai digelar. Para atlit tinju ini sudah mampu memberikan nama bagi kehidupan keluarga dan daerah. Tentunya harapan kami ada keberpihakkan anggaran khususnya olaraga tinju,”tegas MJP.

Sebelum melaksanakan reses di Desa Treman, MJP juga menyerap aspirasi di Kota Bitung, tepatnya di Aertembaga (Kasawari). Ditempat ini, MJP mengaku prihatin dan terharu ternyata di Aertembaga sangat membutuhkan air bersih.

Baca juga:   Gibran Center Jangkau Semua Provinsi, DPD Sulut Dipimpin Duet Ronald Salendu-Lady Olga

“Bayangkan ketika hujan, masyarakat yang ada di Kasawari mengaku sangat bersyukur, karena lewat air hujan yang mereka konsumsi dapat membantu mereka. Jadi air bersih sangat-sangat dibutuhkan dan harapan kami ini juga harus mendapat perhatian dari pemerintah,”tegas Wakil Ketua Bapemperda DPRD Sulut.

Fabian Kaloh juga menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihannya, Giat reses ini dilakukan di dua lokasi berbeda yakni dikelurahan Girian indah, dan Pinokalan kecamatan Madidir Kota Bitung pada Selasa 22 November 2022

Secara umum menurut Fabian Kaloh aspirasi warga di dua lokasi dirinya mendapat banyak aspirasi yang secara kewenangan merupakan kewenangan pemerintah Kota Bitung.

“Tapi tak mengapa, aspirasi ini akan kami share aspirasi pada pemerintah Kota dan ada juga yang akan dibahas oleh DPRD Sulut,”ujarnya.

Adapun aspirasi warga yang diterima Fabian Kaloh adalah perbaikan selokan (drainase) yang tersumbat, juga dibeberapa titik karena hujan terjadi genangan air dan ada juga usulan pembuatan jembatan oleh warga Pinokalan karena ada satu lokasi dimana warga hanya menggunakan jembatan bambu.

“Karna saat ini musim penghujan, di Pinokalan terdapat aliran sungai, sehingga masyarakat butuh ada jembatan yang kuat, sementara saat ini  jembatan yang ada masih terbuat dari bambu,”terang Kaloh.

Dibagian akhir Ebby Kaloh sapaan akrabnya mengatakan semua aspirasi yang disampaikan warga akan saya perjuangkan, kepada Pemerintah daerah kota Bitung, kemudian usulan dan aspirasi warga ini akan diteruskan ke DPRD Sulut, bahkan Pemerintah Provinsi, jadi tinggal dipilah aspirasi yang masuk, mana yang menjadi kewenangan pemerintah kota Bitung dan kewenangan pemerintah provinsi, apalagi sinergitas pemerintah daerah sangat baik, tentunya akan mudah diperjuangkan.”ujar Fabian yang saat itu didampingi istri tercinta.

Dibagian akhir Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan Komitmen memperjuangkan aspirasi warga sudah menjadi bagian kami sebagai representasi rakyat dilembaga DPRD Sulut.” Harapan warga dikelurahan Pinokalan dan Girian akan terus dikawal hingga terwujud.” jelas FK.

Sementara itu Sekertaris DPRD Sulut, Ir.Sandra Moniaga, yang melakukan tugas monitoring menyampaikan bahwa yang pasti reses pak Fabian tak fiktif, yang lalu-lalu ada yang melakukan tak sesuai aturan.

“Tapi yang sekarang kan kegiatan reses seperti yang saya lihat ada masyarakat, ada tenda dan konsumsi.” pungkas mantan kadis pangan ini.

Pada kesempatan ini turut hadir dalam reses warga masyarakat dan pemerintah kelurahan Pinokalan, Sekwan Sulut Ir Sandra Moniaga, kasubag Justman serta staf sekertariat DPRD Sulut.

(Advetorial/fds)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *