Tak Sesuai harapan Warga Pindol Ganti Rugi Tanaman Tumbuh Diduga Di Kebiri Oknum Oknum Pejabat TimTerpadu. “Waduk PSN Lolak Bermasalah”

Bolmong750 Views

GOLDEN NEWS.co.id >|| BOLMONG Rabu(21/6/23)– Harapan dari warga masyarakat Pindol Lingkar Bendungan Waduk Lolak untuk pembayaran Ganti untung Tanam tumbuh dan Areal perkebunan Mereka Sampai hari ini masih tetap Bermasaalah dan belum ada penyelesaianya Diduga hal ini adalah bentuk upaya untuk memperdayai warga masyarakat desa pindol,dengan bertele tele dalam penyelesaian pembayaranya,
Diduga Dana milyaran rupiah diperuntukan untuk pembayaran lahan dan tanaman tumbuh diperkebunan warga masyarakat pindol Sudah dikebiri oleh para oknum oknum Pejabat yang berwenang dan Oknum oknum Tim terpadu yang dibentuk oleh pemerintah.

Fto.Situasi Warga masyarakat Desa pindol yang di Buat kebingungan dengan Tidak ada kepastian pembayaran Tanah dan tanaman tumbuh alami dilahan perkebunan mereka.

Dalam pantauan Awak media sampai pada hari Rabu(21 Bulan Juni) diterbitkanya pemberitaan ini pembayaran Hak oleh warga petani perkebunan Masih banyak bermunculan Alasan yang membingungkan warga oleh para Oknum oknum Tim yang silih berganti untuk melakukan pengukuran lahan dan penghitungan jumlah tanaman pohon budi daya dan tanaman alami semuanya di kocok dengan berbagai argumentasi yang terlalu bertele tele.

Seruan Warga masyarakat Desa pindol kepada awak media,agar sekiranya kekisruan ini yang tak pernah selesai,meminta agar awal dimulainya pembangunan PSN waduk Lolak yang menelan Anggaran Trilyunan rupiah,para oknum Panitia penyelenggara baik dari Kontraktor PPK,Pejabat Pembuat Komitmen sebagai salah satu Pejabat Perbendaharaan dalam Satuan Kerja, yang memiliki peran strategis dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan keuangan harus diusut kembali,diduga para oknum oknum tersebut berkonspirasi dalam pengelolaan keuangan PSN waduk pindol termasuk oknum oknum Dinas kehutanan,dan oknum oknum BWS “Balai wilayah Sungai Propinsi sulawesi Utara Sebab dari sanalah Dugaan Muara Akar permasalahaan kekisruan Dana puluhan Milyaran rupiah diperuntukan Ganti untung kepada para warga petani pekebun Desa pindol dipreteli.

Baca juga:   Silaturahmi Mantan Kadivhumas Polri Dr Irjen pol (Purn) Ronnie Frangky Sompie SH.MH Didesa passi 1 Kecamatan Passi Barat.

Terpisah Awak media Menghubungi mantan Kadis Kehutanan propinsi yang saat sekarang sudah menjabat Sebagai anggota DPRD propinsi”Hery Rotinsulu melalui pesan whatshap mengatakan” Itu kewenangan Komisi 3 dan balai jalan.

-[3/6 11:57] KADIsHuT Prof. pertama. Herry Rotinsulu: Itu kewenangan komisi 3 dan balai jalan🙏

Coba dihubungi Kadis Kehutanan propinsi Baru sembari membalas chatingan Whatshap.

— [3/6 12:09] KADIsHuT Prof. pertama. Herry Rotinsulu: Ini saya kasih nomor untuk kadis baru ya 🙏

–[3/6 12:11] KADIsHuT Prof. pertama. Herry Rotinsulu: [Nama] Jemmy Ringkuangan
[Ponsel] 082195834949.Terkesan Upaya konfirmasi Awak media dibuat seperti Bola pimpong.

Diduga Kinerja Aparat Dinas Kehutanan dan BPKH TL Wilayah VI Manado turut di anggap lalai, dan tidak ada Penanganan yang serius.
Para Oknum oknum
Dinas kehutanan, BPKH TL(Balai pemanfaatan kawasan Hutan dan Tata Lingkungan) Wilayah VI Manado bersama Balai sungai wilayah(BSW) Dapat diduga turut memanfaatkan anggaran triliun rupiah,sehingganya sampai saat ini situasi dan kondisi masyarakat pindol mengalami nasib buruk masa depannya,ibarat menanti dalam suatu ketidak pastian dengan janji harapan palsu.

Baca juga:   Diduga Para Oknum ASN Pendidikan dan Para perangkat Desa Bolmong Tak Netral terlibat Kampanye Praktis Bupati Bolmong "LM.Tutup Mata

Harapan warga kiranya “Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan”Dr Ir Siti Nurbaya MSC dan Menkopolhukam” Prof Dr Mohammad Mahfud MD S.H S.U M.I.P untuk dapat mengevaluasi gejolak sosial dan derita warga masyarakat pindol kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow sulawesi utara atas persoalan pembangunan waduk bendungan pindol agar tidak menghambat kedatangan presiden RI”Jokowi untuk meresmikan PSN Waduk pindol.

â– OpoLokongâ– 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *